Sejarah & Profil
Sejarah dan Profil Kelembagaan
Program Studi Pemikiran Politik Islam, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram
Identitas Program Studi
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Nama Institusi | Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram |
| Nama Fakultas | Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) |
| Nama Program Studi | Pemikiran Politik Islam (PPI) |
| Alamat Program Studi | Jl. Gajah Mada No. 100, Jempong Baru, Mataram, Nusa Tenggara Barat |
| Status Akreditasi | Unggul (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi/BAN-PT) |
| Jenjang Pendidikan | Strata Satu (S1) |
| Gelar Lulusan | Sarjana Sosial (S.Sos.) |
| Beban dan Masa Studi | 150 SKS dalam 58 mata kuliah, masa studi 7 semester aktif (semester VIII sebagai masa tempuh cadangan) |
Sejarah Berdiri
Program Studi Pemikiran Politik Islam berdiri berbarengan dengan perubahan status IAIN Mataram menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram pada 7 April 2017 M / 10 Rajab 1438 H berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 34 Tahun 2017. Izin penyelenggaraannya diberikan melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor 3513 Tahun 2016 tertanggal 21 Oktober 2016 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi pada Program Sarjana IAIN Mataram. Sejak berdiri, program studi ini berada di bawah naungan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama.
Perumusannya melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal, yaitu Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTB, Badan Pengawas Pemilu, dan perwakilan Pemerintah Daerah, sebagai pihak yang diproyeksikan menjadi pengguna lulusan. Pelibatan itu dimaksudkan untuk menyatukan paradigma keilmuan sekaligus mempercepat pencapaian visi, misi, dan tujuan program studi.
Program studi ini lahir dari kebutuhan akan kajian politik yang tidak lagi mono-disipliner, melainkan integratif antara ilmu politik dan pemerintahan dengan tradisi keilmuan Islam serta kearifan lokal. Rumusan itu merespons dinamika desentralisasi kekuasaan pasca-Orde Baru dan karakter masyarakat Nusa Tenggara Barat yang plural dan moderat.
Tonggak Perjalanan
Perkembangan Kurikulum
Sarana dan Prasarana
| Jenis Prasarana | Jumlah | Total Luas (m²) |
|---|---|---|
| Ruang Dekan | 1 | 40 |
| Ruang Wakil Dekan I | 1 | 20 |
| Ruang Wakil Dekan II | 1 | 20 |
| Ruang Wakil Dekan III | 1 | 20 |
| Ruang Akreditasi | 1 | 35 |
| Perpustakaan | 1 | 1.200 |
| Ruang Bendahara | 1 | 15 |
| Ruang Perlengkapan | 1 | 20 |
| Ruang Sekretariat Fakultas | 1 | 35,5 |
| Ruang Kaprodi dan Sekprodi | 6 | 15 |
| Ruang Kelas Lantai 1 | 11 | 550 |
| Ruang Kelas Lantai 2 | 6 | 300 |
| Ruang Lab Multimedia | 1 | 80 |
| Ruang Lab IQT | 1 | 80 |
| Ruang Lab SA | 1 | 80 |
| Ruang Lab PPI | 1 | 80 |
| Musholla FUSA | 1 | 250 |
| Ruang Aula | 1 | 300 |
| Ruang Dosen | 1 | 140 |
| Ruang Senat/Rapat | 1 | 75 |
| Ruang Pantri/Dapur | 1 | 25 |
| Ruang Tunggu Mahasiswa/Tamu | 2 | 25 |
| Sekretariat HMJ | 1 | 35 |
| Kamar Kecil/WC | 25 | 125 |
| Jumlah | 69 |
Seluruh 24 jenis prasarana tercatat dalam kondisi baik dan dipantau setiap semester. Fasilitas ini merupakan aset bersama dengan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, termasuk Ruang Lab PPI seluas 80 m².
Sarana Digital
Internasionalisasi
Program studi mengembangkan jejaring kerja sama hingga tingkat internasional, terutama dengan perguruan tinggi di Malaysia dan lembaga kemanusiaan internasional. Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama saat ini juga menerima mahasiswa asing dari Pantai Gading, Afrika, dengan dukungan International Office UIN Mataram. Rincian mitra dan bidang kerja samanya disajikan pada laman Kerja Sama.
Sumber: dokumen profil dan dokumen mutu Program Studi Pemikiran Politik Islam; SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3513 Tahun 2016; Peraturan Presiden Nomor 34 Tahun 2017; SK BAN-PT Nomor 6490/SK/BAN-PT/Ak/S/X/2024.
